Senin, 26 Februari 2024

my life today

 

CERITA DIARY UMMI

Kendari, Selasa 27 februari 2024, Jam 04.11 wita

Banyak hal sudah aku lewati, perjalanan hidup dan pelajaran hidup yang datang beriringan. Terkadang ingin balik ke rumah mamah, tapi katanya kakamu suka stress, dia begitu dan begini, intinya sudah di larang balik kesana lagi. Di bulan februari ini pernikahan ku masuk usia ke 5 tahun, aku menikah di tahun 2019, tepatnya di tanggal 3 februari. Memang usia pernikahanku baru, masih terbilang masih awal dan belum bisa dijadikan contoh untuk rumah tangga yang lain. Bahkan mungkin tidak bisa dijadikan bahan percontohan, karena banyaknya masalah dan aku pikir lebih dominan konflik kecil yang mungkin seharusnya tidak terjadi. Aku dengan sifatku dan suamiku dengan tabiatnya. Aku akui dialah yang paling terdekat saat ini, untuk status manusia. Dan tidak ada lagi yang lain. Anakku zaynab dan hasan adalah yang paling bisa membuatku menjadi wanita teristimewa dan merasakan betul menjadi ummi (ibu) bagi mereka. Kisah yang kujalani hari ini, adalah hal yang terbaik jalan takdir yang aku terima dari Allah. Saat ini posisiku dari segi ekonomi memang masih jauh dari kata sejahtera, makmur atau kaya raya, dan memang inilah yang selalu jadi pemicu konflik dalam rumah tangga, bahkan konflik terhadap keluarga sekalipun. Aku hanya berucap maaf dan maaf dalam hati. Mereka terkadang kecewa karena selalu dan menaruh harapan yang begitu besar bahwa sekolah tinggi akan menjadi panutan mereka, bagaimana harapan itu bergulir sementara bukan Cuma aku yang memiliki kisah serupa, masih mending aku memiliki pekerjaan terhormat menjadi seorang dosen di salah satu perguruan tinggi ternama di kota ini, walau ku akui cibiran dari sodara kandung, bahwa gajiku tidak setara dengan pendapatannya. Dalam hati, ya tentu saja level kita berbeda, dia sudah memulai mengais rejeki dimana aku masih usia kanak- kanak. Sementara aku baru memulai mencari nafkah ditahun 2016, pasti jauhlah. Tapi sekali lagi, sifat sabar adalah yang paling bisa ku andalalkan saat ini, karena sifat sombong dilarang tuhan. Dan aku yakin jika ku lakukan demikian maka yang bersaudara denganku hanya menertawakan dibalik kumpul keluarga mereka.  Ini saja untuk hari ini. Semangat ummi. Semoga cerita bahagia tak berkesudahan menghampirimu.

UMMI'S DIARY STORY
Kendari, Tuesday 27 February 2024, 04.11 WITA
 

I have been through many things, life's journey and life lessons have come hand in hand. Sometimes I want to go back to my mother's house, but she says that your brother likes stress, he does this and that, in essence he is forbidden from going back there again. In February, my marriage will be 5 years old, I got married in 2019, on February 3 to be precise. It's true that my marriage is new, it's still early days and can't be used as an example for other households. Maybe it can't even be used as a pilot, because there are so many problems and I think there are more small conflicts that probably shouldn't happen. Me with my nature and my husband with his character. I admit he is the closest at the moment, to human status. And there's nothing else. My children Zaynab and Hasan are the ones who can make me the most special woman and truly feel like an ummi (mother) for them. The story I live today is the best thing in the path of destiny that I received from Allah. Currently, my position from an economic perspective is still far from being prosperous, prosperous or rich, and indeed this is what always triggers conflict in the household, even conflict within the family. I just said sorry and sorry in my heart. They are sometimes disappointed because they always have such big hopes that high school will be their role model, how can that hope roll when it's not just me who has a similar story, it's still better if I have a respectable job as a lecturer at one of the well-known universities in this city , even though I admit scorn from my siblings, that my salary is not equivalent to their income. In my heart, of course our levels are different, he has already started earning his fortune when I was still a child. While I only started making a living in 2016, it's definitely a long way off. But once again, patience is what I can rely on the most right now, because God forbids being arrogant. And I'm sure if I do that then my siblings will just laugh behind their family gatherings. That's all for today. Cheer up ummi. May never-ending happy stories come your way.

 

 

my life today

  CERITA DIARY UMMI Kendari, Selasa 27 februari 2024, Jam 04.11 wita Banyak hal sudah aku lewati, perjalanan hidup dan pelajaran hidup y...